Mengenal Perguruan Ilmu Sejati Sukorejo
Portal informasi resmi bagi masyarakat luas mengenai asal-usul, pokok pengajaran budi luhur, biografi sang pendiri Romo Raden Soedjono Prawirosoedarso, dan pelayanan keterbukaan informasi publik.
Catatan Keamanan: Repositori Naskah Sakral & Buku Induk Keanggotaan Warga dilindungi sistem autentikasi tertutup bagi dewan sesepuh dan warga terdaftar.
Apa Itu Perguruan Ilmu Sejati?
Perguruan Ilmu Sejati bukanlah agama baru dan bukan tandingan ajaran agama mana pun, melainkan wadah kerohanian dan pengajaran budi pekerti luhur bagi manusia.
Hubungan Manusia dengan Sang Pencipta
Inti ajaran berfokus pada Dununge Gesang dan Sangkan Paraning Dumadi, yakni menuntun kesadaran batin manusia agar mengenali hakikat asal mula penciptaan dirinya dan senantiasa mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan hati yang bersih, suci, serta bebas dari kepalsuan.
Budi Pekerti Luhur di Tengah Masyarakat
Warga diajarkan untuk memiliki laku lampah yang mulia: jujur dalam perbuatan, bertutur kata santun, menjaga kerukunan antarumat beragama, welas asih marang sapadha-padha, serta senantiasa menjunjung tinggi toleransi dan moderasi sosial di tengah kemajemukan bangsa.
Ketaatan Hukum dan Kecintaan pada NKRI
Prinsip mutlak yang diwasiatkan sejak 1925 adalah kepatuhan penuh terhadap undang-undang pemerintah yang sah, menjunjung tinggi Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta turut aktif merawat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Ajaran iki ora golek menang-menangan, nanging golek bener kang sejati. Sapa sing resik batine, luhur budine, bakal nemu rahayu ing donya tumekaning delahan."
Biografi Romo Raden Soedjono Prawirosoedarso
Tokoh perintis dan guru utama yang meletakkan dasar pengajaran budi luhur Perguruan Ilmu Sejati di Sukorejo, Saradan, Madiun.
Romo R. Soedjono Prawirosoedarso
Pendiri Perguruan Ilmu Sejati (1925)
Sumber: Hasil Rakjat Memilih Tokoh Parlemen RI 1955"Menuntun Manusia Merengkuh Keluhuran Budi & Kesucian Jiwa"
Romo Raden Soedjono Prawirosoedarso adalah tokoh kebatinan dan pemimpin spiritual terkemuka asal Madiun. Dengan ketulusan dan keteguhan ajaran budi luhur, beliau mendirikan Perguruan Ilmu Sejati pada 13 Oktober 1925 di Sukorejo, Saradan, yang diakui secara resmi melalui Staatblad 1925 No. 219.
Karisma dan integritas beliau diakui secara luas hingga terpilih sebagai Anggota Konstituante / DPR RI pada Pemilihan Umum pertama tahun 1955 melalui jalur perseorangan (independen) murni atas dorongan dan kepercayaan rakyat.
Kelahiran dan Silsilah Leluhur
Lahir di Sumberumis, Madiun pada tanggal 15 April 1875 sebagai putra dari R. Ngabei Kertokusumo. Garis silsilah beliau terhubung secara turun-temurun hingga Prabu Brawijaya V (raja agung Majapahit) serta para bangsawan keturunan Mataram.
Masa Pengembaraan Menuntut Ilmu Batin
Setelah berdinas di jawatan Karesidenan Yogyakarta, beliau memilih menanggalkan jabatan birokrasi untuk memfokuskan diri pada jalan kerohanian. Beliau berguru kepada puluhan guru dan ulama terkemuka, termasuk menimba ilmu kepada Kyai H. Samsudin Betet di Padangan, Bojonegoro.
Awal Padepokan Sukorejo Saradan
Mulai menetap di Desa Sukorejo, Kecamatan Saradan, Madiun dan menerima murid pertama. Pengajaran menekankan pada persaudaraan sejati, ketulusan budi, dan menjauhkan diri dari kesombongan materiil.
Pengakuan Resmi Staatblad Kolonial
Pada 13 Oktober 1925, perguruan memperoleh izin dan penetapan legal resmi berdasarkan Guru Ordonansi Staatblad 1925 No. 219 Artikel 1, menjadikannya salah satu organisasi pengajaran spiritual lokal tertua yang tercatat dalam arsip negara.
Terpilih Anggota Konstituante RI (Pemilu 1955)
Pada Pemilu demokratis pertama Republik Indonesia tahun 1955, Romo Soedjono terpilih menjadi anggota Konstituante melalui jalur perseorangan (independen) dengan dukungan puluhan ribu warga yang mengagumi keluhuran ketokohan beliau.
Wafat dan Estafet Nilai Kepemimpinan
Romo Soedjono wafat dan dimakamkan di kompleks paseran Sukorejo, Saradan, Madiun. Pengajaran dan kepemimpinan perguruan diteruskan secara estafet oleh para sesepuh keluarga dan dewan pinisepuh hingga memasuki usia satu abad saat ini.
Dokumentasi Visual & Khazanah Perguruan
Dokumentasi arsip sejarah, arsitektur padepokan pusat, naskah peninggalan ajaran, dan tradisi seni adiluhung yang terus dirawat.
Romo R. Soedjono P.
Potret resmi pendiri pada dokumen parlemen Pemilu pertama Republik Indonesia tahun 1955.
Pendopo Padepokan
Nuansa Joglo agung tradisional tempat sarasehan budi luhur dan silaturahmi warga dari berbagai pelosok.
Pagelaran Wayang Kulit
Pementasan semalam suntuk sarat wejangan batin yang rutin digelar setiap peringatan hari jadi 13 Oktober.
Manuskrip Ajaran Luhur
Koleksi naskah tulisan beraksara Jawa dan pegon yang memuat falsafah ketuhanan dan budi pekerti sejati.
Informasi yang Diperlukan Publik
Panduan resmi bagi masyarakat umum, akademisi, peneliti, dan warga yang ingin berkomunikasi atau berkunjung ke padepokan pusat.
Kedudukan Padepokan Pusat
Desa Sukorejo, Kecamatan Saradan, Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur 63155.
Berada di kawasan asri Madiun timur yang menjadi pusat ziarah paseran dan sarasehan agung.
Agenda & Sarasehan Rutin
Sarasehan budi pekerti luhur, peringatan tanggal 13 Oktober (hari penetapan resmi 1925), serta kegiatan doa bersama dan bakti sosial kemasyarakatan berkala di padepokan pusat.
Penelitian & Kajian Akademik
Terbuka bagi mahasiswa dan peneliti kajian budaya/spiritualitas. Kunjungan wajib berpakaian sopan dan menyampaikan surat pengantar riset kepada sekretariat dewan sesepuh.
Peta & Akses Menuju Padepokan
Kompleks paseran leluhur, pendopo sarasehan agung, dan kedudukan dewan sesepuh Perguruan Ilmu Sejati berlokasi di kawasan Sukorejo, Saradan, Madiun.
Dokumen Hukum & Arsip Terbuka
Berkas legalitas resmi yang dapat diakses langsung oleh masyarakat umum.
Foto Romo R. Soedjono Prawirosoedarso (1955)
Potret resmi beliau saat terpilih menjadi wakil perseorangan pada Pemilu 1955.
Piagam Pengakuan Staatblad 1925 No. 219
Dokumen historis pengakuan resmi pertama kali oleh pemerintah Hindia Belanda tanggal 13 Oktober 1925.
Salinan Pengesahan Kemenkumham RI
Dokumen pengakuan hukum resmi di era Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Arsip Naskah Sakral & Buku Induk Keanggotaan
Seluruh naskah wejangan batin luhur tulisan tangan Romo Soedjono serta Buku Induk Keanggotaan (daftar nomor induk warga dari seluruh cabang) disimpan di dalam sistem terenkripsi dan hanya dapat diakses setelah melakukan autentikasi sah.